Popular Posts
-
Tanjungsari — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kapanewon Tanjungsari menghadiri kegiatan Sidang Penetapan Rancangan Anggaran Pendapatan ...
-
Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul kembali menunjukkan keberhasilan pelaksanaan Program Ketahanan Pangan melalui...
-
Ngestirejo, 31 Oktober 2025 — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Tanjungsari melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) tahap awal pelaks...
-
TPP Kapanewon Tanjungsari Lanjutkan Monev APBKal 2025 di Kalurahan Ngestirejo Tanjungsari — Pemerintah Kapanewon Tanjungsari melaksanakan ...
-
Tanjungsari, Senin 29 Desember 2025 — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kapanewon Tanjungsari melaksanakan kegiatan monitoring program ke...
-
TPP Monitoring Pembangunan Kandang Kambing di Lokasi Ketahanan Pangan Bumkal Selo Gumilang HargosariTanjungsari — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) hari ini melaksanakan kegiatan monitoring kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan kanda...
-
Tanjungsari – Pemerintah Kapanewon Tanjungsari menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pamong kalurahan yang terdiri dari Carik, Pangript...
-
Pemerintah Kapanewon Tanjungsari bersama TPP Kapanewon Tanjungsari Gelar Monev APBKal 2025 di Kalurahan Banjarejo Tanjungsari — Pemerintah...
-
Kalurahan Kemadang — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) melaksanakan agenda koordinasi bersama Pemerintah Kalurahan Kemadang terkait per...
-
Kemiri, Tanjungsari — Pemerintah Kapanewon Tanjungsari Gunungkidul bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) melaksanakan kegiatan ases...
Blogger templates
Blogger news
Blogroll
About
Kemadang, Tanjungsari — Pemerintah Kapanewon Tanjungsari Gunungkidul bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) melaksanakan asesmen Reformasi Pemberdayaan Kalurahan (RPMKal) di Kalurahan Kemadang pada Selasa, 3 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada siang hari sebagai rangkaian asesmen setelah pelaksanaan di Kalurahan Kemiri.
Asesmen dihadiri oleh Jawatan Kemakmuran dan Jawatan Praja, Pendamping Desa, serta unsur Pemerintah Kalurahan Kemadang yang meliputi Carik, Kamituo, Dhanarta, Pangripta, dan staf.
Kegiatan asesmen difokuskan pada penelaahan tata kelola pemerintahan kalurahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, tertib administrasi, serta pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Selain mengevaluasi capaian yang telah berjalan, forum ini juga menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan reformasi di tingkat kalurahan.
Pemerintah Kapanewon Tanjungsari Gunungkidul bersama TPP memberikan sejumlah catatan dan rekomendasi sebagai langkah penguatan kapasitas kelembagaan. Melalui asesmen ini, diharapkan terbangun keselarasan antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program sehingga Reformasi Pemberdayaan Kalurahan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian komitmen bersama untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan kalurahan serta menjaga sinergi antar unsur demi pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
Kemiri, Tanjungsari — Pemerintah Kapanewon Tanjungsari Gunungkidul bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) melaksanakan kegiatan asesmen Reformasi Pemberdayaan Kalurahan (RPMKal) di Kalurahan Kemiri pada Selasa, 3 Maret 2026.
Kegiatan asesmen ini dihadiri oleh Jawatan Kemakmuran dan Jawatan Praja, Pendamping Desa, serta jajaran Pemerintah Kalurahan Kemiri yang meliputi Carik, Ulu-ulu, Jagabaya, Kamituo, dan Staf Pangripta.
Asesmen Reformasi Pemberdayaan Kalurahan (RPMKal) bertujuan untuk melakukan penilaian terhadap pelaksanaan tata kelola pemerintahan kalurahan, pelayanan publik, administrasi pemerintahan, serta aspek pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan ini dilakukan identifikasi capaian, evaluasi pelaksanaan program, serta perumusan langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan kalurahan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kapanewon Tanjungsari Gunungkidul bersama TPP memberikan arahan dan masukan teknis sebagai bagian dari pembinaan dan penguatan kapasitas kelembagaan Kalurahan Kemiri. Diskusi berlangsung interaktif dan konstruktif dengan semangat kolaborasi antara unsur kapanewon, pendamping desa, dan pemerintah kalurahan.
Melalui asesmen ini diharapkan Kalurahan Kemiri semakin optimal dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan pemberdayaan serta kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh komitmen untuk perbaikan berkelanjutan.
Kalurahan Kemadang — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) melaksanakan agenda koordinasi bersama Pemerintah Kalurahan Kemadang terkait perencanaan Perubahan APBKal Tahun Anggaran 2026, Senin (2/3/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas terbitnya Surat Edaran Bupati Gunungkidul Nomor B/100.3.8.1/263/2026 tentang Perubahan APBKal Tahun 2026 untuk penyesuaian kebijakan pemerintah.
Koordinasi ini secara khusus membahas penyesuaian dokumen APBKal 2026 agar selaras dengan PMK Nomor 7 Tahun 2026 dan Permendes PDTT Nomor 16 Tahun 2026, yang mengatur arah kebijakan dan prioritas penggunaan dana desa tahun berjalan.
Agenda yang difasilitasi TPP bersama Pemerintah Kalurahan meliputi:
-
Sinkronisasi regulasi terbaru dengan dokumen perencanaan desa
-
Penyesuaian struktur belanja dan kegiatan prioritas
-
Penguatan program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat
-
Penegasan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam perubahan anggaran
Dalam pertemuan tersebut, TPP memberikan pendampingan teknis serta penguatan pemahaman regulasi agar proses perubahan APBKal berjalan sesuai ketentuan dan tepat waktu. Pemerintah Kalurahan Kemadang menyambut baik koordinasi ini sebagai langkah strategis untuk memastikan kebijakan desa tetap adaptif terhadap dinamika kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.
Melalui sinergi antara TPP dan Pemerintah Kalurahan, diharapkan Perubahan APBKal 2026 dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kalurahan Kemadang.
Ngestirejo, 12 Februari 2026 — Unit Ketahanan Pangan (Ketapang) Bumkal Jala Artha Kalurahan Ngestirejo Kapanewon Tanjungsari menggelar kegiatan Panen Raya Sub Unit Pertanian Padi pada Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Bumkal dalam mendukung program ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalurahan Ngestirejo.
Panen raya dihadiri oleh unsur Pemerintah Kapanewon Tanjungsari, Koordinator BPP beserta jajaran, Kapolsek Tanjungsari dan anggota, Danposmil Tanjungsari, Pendamping Desa, Pemerintah Kalurahan Ngestirejo, jajaran pengurus Bumkal Jala Artha, serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kapanewon Tanjungsari menyampaikan apresiasi atas kinerja Bumkal Jala Artha yang dinilai mampu mengelola sektor pertanian padi secara produktif dan berkelanjutan. Unit Ketapang melalui Sub Unit Pertanian Padi dinilai telah berperan sebagai penggerak ekonomi lokal sekaligus mendukung upaya swasembada pangan di wilayah Tanjungsari.
Koordinator BPP menegaskan bahwa keberhasilan panen ini tidak terlepas dari pendampingan teknis yang intensif, penerapan metode budidaya yang tepat, serta kerja sama yang solid antara petani dan pengelola Bumkal. Diharapkan ke depan produktivitas pertanian semakin meningkat melalui inovasi dan adaptasi terhadap kondisi iklim serta perkembangan teknologi pertanian.
Kapolsek dan Danposmil Tanjungsari turut menyampaikan dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian. Stabilitas keamanan dan ketertiban menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran proses produksi hingga distribusi hasil panen kepada masyarakat.
Direktur Bumkal Jala Artha menyampaikan bahwa hasil panen ini merupakan bagian dari penguatan unit usaha ketahanan pangan yang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Produksi padi yang dihasilkan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kalurahan Ngestirejo serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Kalurahan (PAKal).
Kegiatan panen raya berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendamping, aparat keamanan, pengelola Bumkal, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan di Kalurahan Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari.
Tanjungsari – Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Kapanewon Tanjungsari bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) dan Pemerintah Kalurahan se-Kapanewon Tanjungsari dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat (RR) Kapanewon Tanjungsari.
Kegiatan ini dihadiri oleh Panewu Tanjungsari, Sri Intyastuti, S.E., M.AP., serta jajaran narasumber dan pendamping profesional, di antaranya Ngatija, S.IP. selaku Kepala Jawatan Praja, Subandi, S.Sos. selaku Kepala Jawatan Kemakmuran, Pendampig Desa Ana Kadarismanto, S.IP., Khoirudin, S.AP., serta Suprapti, S.Pd.. Turut hadir para Lurah, Dhanarta, dan Carik se-Kapanewon Tanjungsari.
Dalam sambutannya, Panewu Tanjungsari menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kalurahan dan Tenaga Pendamping Profesional dalam mendukung tata kelola pemerintahan kalurahan yang tertib administrasi, transparan, dan akuntabel. Rakor ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi menjelang pelaksanaan program tahun anggaran 2026.
Materi pertama disampaikan oleh Kajapra, Ngatija, S.IP., mengenai Pembinaan Administrasi Pemerintah Kalurahan. Dalam paparannya, disampaikan penekanan pada kelengkapan administrasi, ketertiban dokumen perencanaan dan pelaporan, serta pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku guna menghindari temuan administratif di kemudian hari.
Selanjutnya, materi Sosialisasi Penggunaan Dana Desa (DD) Tahun 2026 disampaikan oleh Kajamur Subandi, S.Sos., bersama Pendamping Desa. Sosialisasi ini membahas arah kebijakan penggunaan Dana Desa tahun 2026, prioritas program, ketentuan teknis pelaksanaan kegiatan, serta penguatan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.
Dalam sesi diskusi, para Lurah, Dhanarta, dan Carik aktif menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait pelaksanaan program di masing-masing kalurahan. Diskusi berlangsung dinamis dan konstruktif sebagai bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pembangunan di tingkat kalurahan.
Melalui Rakor ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin solid antara Pemerintah Kapanewon, Pemerintah Kalurahan, dan Tenaga Pendamping Profesional dalam mendukung pembangunan yang efektif, partisipatif, dan berkelanjutan di wilayah Kapanewon Tanjungsari.
Panen raya dihadiri oleh unsur Pemerintah Kapanewon Tanjungsari, Koordinator BPP beserta jajaran, Kapolsek Tanjungsari dan anggota, Danposmil Tanjungsari, Pendamping Desa, Pemerintah Kalurahan Banjarejo, pengurus Bumkal Bandar Jaya, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kapanewon Tanjungsari menyampaikan apresiasi atas kinerja Bumkal Bandar Jaya yang dinilai mampu mengelola sektor pertanian padi secara produktif dan berkelanjutan. Unit Ketapang melalui Sub Unit Pertanian Padi dinilai berhasil menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal sekaligus mendukung program swasembada pangan di wilayah Tanjungsari.
Koordinator BPP menambahkan bahwa keberhasilan panen ini tidak terlepas dari pendampingan teknis, penggunaan metode tanam yang tepat, serta sinergi antara petani dan pengelola Bumkal. Ke depan, diharapkan produktivitas pertanian dapat terus meningkat dengan penerapan inovasi pertanian yang adaptif terhadap kondisi cuaca dan perkembangan teknologi.
Kapolsek dan Danposmil Tanjungsari juga menyampaikan dukungan terhadap upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian. Stabilitas keamanan dan ketertiban menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran kegiatan usaha dan distribusi hasil panen.
Direktur Bumkal Bandar Jaya menyampaikan bahwa hasil panen ini merupakan bagian dari program penguatan unit usaha ketahanan pangan yang dikelola secara profesional dan transparan. Hasil produksi padi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap pendapatan Bumkal dan Pendapatan Asli Kalurahan.
Kegiatan panen raya berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendamping, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan di Kalurahan Banjarejo.
Kemiri, 24 Februari 2026 — Pemerintah Kalurahan Kemiri bersama Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal) Lestari Sejahtera menyelenggarakan Musyawarah Kalurahan (Muskal) pada hari Selasa, 24 Februari 2026 pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Balai Kalurahan Kemiri.
Muskal ini membahas tiga agenda utama, yaitu Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahun 2025, Program Kerja (Proker) Tahun 2026, serta rencana Penyertaan Modal Tahun 2026 sebagai langkah strategis penguatan unit usaha Bumkal.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan lembaga terkait, antara lain Kepala Jawatan Praja Kapanewon Tanjungsari, Kapolsek Tanjungsari, Danposmil Tanjungsari, Koordinator BPP, Pendamping Desa, Lurah Kemiri, Pamong Kalurahan, perwakilan masyarakat, PKK, serta Direktur dan jajaran pengurus Bumkal Lestari Sejahtera.
Dalam sambutannya, Lurah Kemiri menyampaikan apresiasi atas kinerja Bumkal Lestari Sejahtera selama tahun 2025 yang dinilai mampu menjalankan unit usaha secara optimal dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian kalurahan. LPJ Tahun 2025 dipaparkan secara terbuka oleh Direktur Bumkal, meliputi laporan keuangan, perkembangan unit usaha, capaian pendapatan, serta tantangan yang dihadapi selama satu tahun berjalan.
Kepala Jawatan Praja Kapanewon Tanjungsari dalam arahannya menegaskan pentingnya tata kelola Bumkal yang transparan, akuntabel, dan profesional agar dapat terus berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi desa. Sinergi antara pemerintah kalurahan, pengurus Bumkal, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan usaha bersama.
Pada sesi pembahasan Program Kerja Tahun 2026, disampaikan rencana pengembangan dan penguatan unit-unit usaha yang telah berjalan, serta inovasi usaha baru yang disesuaikan dengan potensi lokal Kalurahan Kemiri. Selain itu, dibahas pula rencana penyertaan modal tahun 2026 sebagai bentuk dukungan pemerintah kalurahan dalam meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Musyawarah berlangsung dengan suasana partisipatif dan penuh semangat kebersamaan. Berbagai masukan dan saran dari peserta menjadi bahan penyempurnaan program kerja ke depan.
Melalui Muskal ini, diharapkan Bumkal Lestari Sejahtera semakin solid, profesional, dan mampu berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalurahan Kemiri secara berkelanjutan.
TPP Monitoring Pembangunan Kandang Kambing di Lokasi Ketahanan Pangan Bumkal Selo Gumilang Hargosari
Tanjungsari — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) hari ini melaksanakan kegiatan monitoring kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan kandang kambing yang berada di kawasan ketahanan pangan milik Bumkal Selo Gumilang, di Kalurahan Hargosari, Kapanewon Tanjungsari.
Kegiatan monitoring ini dilaksanakan bersama Direktur Bumkal, Endro, sebagai bentuk evaluasi perkembangan pembangunan sarana pendukung program ketahanan pangan kalurahan. Kunjungan lapangan bertujuan memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi teknis konstruksi, pemanfaatan anggaran, maupun kesiapan operasional ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan kandang kambing, diskusi teknis dengan pengelola, serta memberikan masukan terkait pengelolaan ternak dan optimalisasi pemanfaatan fasilitas guna mendukung peningkatan produktivitas program ketahanan pangan masyarakat.
Direktur Bumkal menyampaikan bahwa pembangunan kandang kambing ini merupakan salah satu upaya strategis dalam memperkuat kemandirian pangan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi warga melalui pengembangan peternakan berbasis desa.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan sinergi antara pendamping, pengelola Bumkal, dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul kembali menunjukkan keberhasilan pelaksanaan Program Ketahanan Pangan melalui Badan Usaha Milik Kalurahan Bumkal Lestari Sejahtera. Keberhasilan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Panen Raya Bawang Merah pada Kamis, 8 Januari 2026, yang merupakan hasil dari pengelolaan Sub Unit Budidaya Tanaman Sayur.
Panen raya ini menjadi bukti nyata bahwa pengembangan unit usaha ketahanan pangan yang dikelola Bumkal Lestari Sejahtera berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang positif. Program ini tidak hanya berorientasi pada produksi pangan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Kalurahan Kemiri.
Kegiatan panen raya bawang merah tersebut dihadiri langsung oleh Panewu Tanjungsari Sri Intyastuti,S.E,M.PA, Panewu Anom Erwan,S.STP Kepala Jawatan Kemakmuran Subandi,S.Sos, Kepala Jawatan Praja Ngatija,S.IP,M.IP, Kapolsek Tanjungsari AKP Agus Fitriyatna,S.H. ,Pendamping Desa Ana Kadarismanto,S.IP, Khoirudin,S.AP, Lurah Kemiri Payadi, Ulu-Ulu Pamungkas Sedya Wirawan,S.IP, serta Direktur Bumkal Lestari Sejahtera Sukarno,S.E, beserta seluruh anggota. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap upaya Kalurahan Kemiri dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis Bumkal.
Selain Sub Unit Budidaya Tanaman Sayur, Bumkal Lestari Sejahtera juga mengelola berbagai sub unit usaha lainnya sebagai bagian dari program ketahanan pangan, antara lain Sub Unit Budidaya Lele, Sub Unit Peternakan Kambing, Sub Unit UMKM, Sub Unit Pembibitan Tanaman, Sub Unit Budidaya Jamur, serta Sub Unit Tanaman Buah. Seluruh unit usaha tersebut dikembangkan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Panen raya bawang merah ini diharapkan menjadi momentum untuk mendorong pengembangan unit usaha ketahanan pangan lainnya agar semakin produktif. Dengan sinergi antara pemerintah kalurahan, Bumkal, pendamping desa, dan masyarakat, Kalurahan Kemiri optimistis dapat mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.





.jpeg)


.jpeg)




