Popular Posts
-
Tanjungsari — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kapanewon Tanjungsari menghadiri kegiatan Sidang Penetapan Rancangan Anggaran Pendapatan ...
-
Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul kembali menunjukkan keberhasilan pelaksanaan Program Ketahanan Pangan melalui...
-
Ngestirejo, 31 Oktober 2025 — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Tanjungsari melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) tahap awal pelaks...
-
TPP Kapanewon Tanjungsari Lanjutkan Monev APBKal 2025 di Kalurahan Ngestirejo Tanjungsari — Pemerintah Kapanewon Tanjungsari melaksanakan ...
-
Tanjungsari, Senin 29 Desember 2025 — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kapanewon Tanjungsari melaksanakan kegiatan monitoring program ke...
-
TPP Monitoring Pembangunan Kandang Kambing di Lokasi Ketahanan Pangan Bumkal Selo Gumilang HargosariTanjungsari — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) hari ini melaksanakan kegiatan monitoring kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan kanda...
-
Tenaga Pendamping Profesional (TPP) merupakan tenaga yang ditugaskan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigra...
-
Tanjungsari – Pemerintah Kapanewon Tanjungsari menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pamong kalurahan yang terdiri dari Carik, Pangript...
-
Pemerintah Kapanewon Tanjungsari bersama TPP Kapanewon Tanjungsari Gelar Monev APBKal 2025 di Kalurahan Banjarejo Tanjungsari — Pemerintah...
-
Kalurahan Kemadang — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) melaksanakan agenda koordinasi bersama Pemerintah Kalurahan Kemadang terkait per...
Blogger templates
Blogger news
Blogroll
About
Blog Archive
-
▼
2026
(17)
-
▼
March
(11)
- Peran Masyarakat dalam Pembangunan Kalurahan
- Lima Kalurahan di Tanjungsari Kembangkan Ketahanan...
- Tantangan Kalurahan dalam Menghadapi Kemajuan Tekn...
- Tenaga Pendamping Profesional Kapanewon Tanjungsari
- Peran Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) dalam P...
- Pemerintah Kapanewon Tanjungsari Bersama TPP Lanju...
- Ngestirejo Perkuat Tata Kelola Melalui Asesmen Ref...
- Asesmen RPMKAL Kalurahan Banjarejo Berjalan Lancar...
- Asesmen Reformasi Pemberdayaan Kalurahan di Kalura...
- Pemerintah Kapanewon Tanjungsari Gunungkidul Laksa...
- Tenaga Pendamping Profesional (TPP) dan Pemerintah...
-
▼
March
(11)
Upaya mewujudkan ketahanan pangan di tingkat kalurahan terus digalakkan melalui berbagai program yang disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing. Di Kapanewon Tanjungsari, lima kalurahan telah menjalankan program ketahanan pangan melalui unit usaha yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal) maupun kelompok masyarakat.
Setiap kalurahan mengembangkan sub unit ketahanan pangan yang berbeda-beda. Hal ini dilakukan agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kondisi sumber daya alam, pengalaman masyarakat, serta peluang ekonomi yang ada di wilayah tersebut.
Program ketahanan pangan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan di tingkat lokal, tetapi juga menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan ekonomi produktif.
Di Kapanewon Tanjungsari sendiri, lima kalurahan telah mulai mengembangkan unit ketahanan pangan melalui Bumkal masing-masing. Kalurahan Kemiri melalui Bumkal Lestari Sejahtera, Kalurahan Kemadang melalui Bumkal Bahari Sejahtera, Kalurahan Banjarejo melalui Bumkal Banjar Jaya, Kalurahan Ngestirejo melalui Bumkal Jala Artha, serta Kalurahan Hargosari melalui Bumkal Selo Gumilang.
Pemilihan jenis usaha dilakukan melalui musyawarah kalurahan dengan mempertimbangkan potensi yang paling memungkinkan untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Beberapa kalurahan mengembangkan sektor pertanian seperti budidaya padi dan tanaman pangan lainnya, sementara kalurahan lain memanfaatkan potensi peternakan maupun komoditas lokal yang selama ini sudah dikenal masyarakat.
Dengan adanya program ketahanan pangan ini, diharapkan kalurahan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri, tetapi juga dapat menciptakan peluang usaha baru yang memberikan dampak ekonomi bagi warga.
Selain itu, keterlibatan berbagai pihak seperti pemerintah kalurahan, pengelola Bumkal, kelompok masyarakat, serta pendamping desa menjadi faktor penting dalam memastikan program berjalan dengan baik. Pendampingan yang dilakukan meliputi perencanaan kegiatan, penguatan kelembagaan, hingga monitoring pelaksanaan di lapangan.
Ke depan, pengembangan unit ketahanan pangan di lima kalurahan di Kapanewon Tanjungsari diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi contoh pengelolaan potensi lokal yang mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
0 comments:
Post a Comment